Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Wanareja Masuki Tahap Akhir, Pemasangan Hanger terus Dikebut

Cilacap, – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang berada di Dusun Buntu, Desa Bantar, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, kini memasuki tahap akhir pengerjaan. Pembangunan yang dilaksanakan oleh jajaran Kodim 0703/Cilacap bersama warga tersebut saat ini difokuskan pada proses pemasangan besi hanger jembatan sebagai bagian penting dari struktur utama.

Jembatan gantung dengan volume panjang 75 meter dan lebar 1,2 meter ini dibangun sebagai sarana penghubung antara Desa Bantar dengan Desa Sidamulya, Kecamatan Wanareja. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas warga sekaligus memperlancar mobilitas sosial dan ekonomi masyarakat di kedua wilayah.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan jembatan ini melibatkan sinergi antara TNI dan masyarakat setempat yang secara gotong royong turut membantu setiap tahapan pekerjaan jembatan tersebut.

Saat ini, pemasangan besi hanger menjadi fokus utama, Hanger merupakan komponen vital dalam jembatan gantung karena berfungsi sebagai penopang lantai jembatan yang terhubung dengan kabel utama, sehingga pengerjaannya dilakukan secara teliti dan penuh perhitungan guna menjamin kekuatan serta keamanan konstruksi.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas dalam mendukung pembangunan jembatan tersebut. Warga berharap jembatan gantung Garuda ini dapat segera selesai dan dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terutama dalam mempermudah akses menuju fasilitas pendidikan, pertanian, serta kegiatan perekonomian lainnya.

Selama ini, akses penghubung antar wilayah tersebut cukup terbatas dan menyulitkan warga, terutama saat musim hujan.

Dengan hadirnya jembatan gantung ini, diharapkan mampu menjadi solusi efektif dalam membuka keterbatasan antar wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat, pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah. (Pen)