Kodim 0703 Cilacap Gelar Upacara Peringatan Hari Juang TNI AD

Cilacap – Puncak dari kegiatan peringatan Hari Juang TNI AD, Kodim 0703 Cilacap menggelar Upacara Peringatan Hari Juang TNI AD ke 77 Tahun 2022 dipimpin Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Inf Saeroji bertempat di halaman Makodim 0703 Cilacap, Jln. Jenderal Sudirman, No.D-1 Cilacap, Kamis (15/12). 

Bertindak selaku Inspektur Upacara Kasdim 0703 Cilacap Mayor Inf Saeroji, Komandan Upacara Lettu Inf Sawijan yang sehari hari menjabat sebagai Komandan Koramil 17 Dayeuhluhur dan Perwira Upacara Kapten Cpm Agus Santoso selaku Perwira Staf Personel.

Upacara Peringatan Hari Juang TNI AD ke 77 Tahun 2022 diikuti oleh para prajurit baik Perwira, Bintara dan Tamtama serta PNS TNI AD yang berdinas di Kodim 0703 Cilacap maupun Badan Pelaksana (Balak) jajaran diantaranya Subdenpom Cilacap, Kanminvetcad Cilacap, Sub Zibang Cilacap, Sub Harpal Cilacap dan Rumkitban TNI AD Cilacap.

Sebagai Irup, Kasdim 0703 Cilacap Mayor Inf Saeroji membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat pada Upacara Peringatan Hari Juang TNI AD Tahun 2022.

Selaku Kepala Staf Angkatan Darat dan pribadi mengucapkan Selamat Hari Juang TNI Angkatan Darat Tahun 2022, kepada segenap prajurit dan PNS TNI AD beserta keluarga dimanapun bertugas dan berada diiringi ucapan terimakasih yang tulus dan penghargaan atas pengabdian, loyalitas, disiplin dan dedikasi yang tinggi.

Peringatan Hari Juang TNI AD kali ini diselenggarakan secara sederhana di tengah tengah keprihatinan dan empati yang mendalam kepada saudara kita yang tertimpa musibah bencana alam di berbagai daerah.

“Oleh karenanya rangkaian kegiatan Hari Juang TNI AD ke 77 kita isi dengan doa bersama dan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi korban musibah bencana alam,” ucapnya.

Tema Hari Juang TNI AD tahun 2022 adalah “TNI Angkatan Darat di Hari Rakyat” yang mempresentasikan visi dan komitmen TNI AD untuk senantiasa Manunggal dengan rakyat serta menempatkan kepentingan rakyat dan negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai prioritas tertinggi dalam setiap pelaksanaan tugas dan pengabdian.

“Tema ini menjadi pengingat bahwa ibu kandung prajurit TNI AD adalah rakyat, sedangkan nafas dan ruhnya adalah pengabdian kepada rakyat, bangsa dan negara. Oleh karenanya TNI AD tidak boleh berjarak dengan rakyat, karena hanya dengan bersama rakyat TNI AD kuat dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegas KASAD.

 

Oke

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *