Babinsa Koramil 13/Majenang Bersama Perhutani Cegah Kebakaran Meluas

Cilacap – Babinsa Koramil 13/Majenang Serka Darsono bersama petugas Perhutani dan unsur terkait bergerak cepat menangani kebakaran yang terjadi di kawasan hutan Perhutani Petak 23 M RPH Cimanggu, BKPH Majenang, KPH Banyumas Barat, wilayah Dusun Cipabeasan, Desa Cilopadang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Rabu (9/9/2026).

Kebakaran diketahui sekitar pukul 13.00 Wib saat petugas Perhutani, Gilang Dwi Septian (21 Th) dan Tedy Fernando (25 Th) melaksanakan piket pemantauan kawasan hutan. Keduanya melihat kepulan asap tebal dari arah sebelah utara Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ciguling – Cilopadang.

Mengetahui adanya kepulan asap tersebut, kedua petugas segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan, Sekitar pukul 13.10 Wib, petugas mendapati api telah membakar alang-alang dan tegakan pohon pinus.

Tiupan angin yang cukup kencang membuat kobaran api dengan cepat membesar dan meluas ke area sekitar. Petugas Perhutani kemudian melaporkan kejadian tersebut dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mendapatkan bantuan penanganan.

Mendapat laporan tersebut, Babinsa Koramil 13/Majenang bersama petugas Perhutani dan unsur terkait langsung melaksanakan penanganan di lokasi. Pemadaman dilakukan secara manual karena kondisi medan dan titik api tidak dapat dijangkau kendaraan pemadam kebakaran.

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan menyisir area yang terbakar sekaligus melokalisir kobaran api agar tidak semakin meluas, terlebih lokasi kebakaran berada tidak jauh dari kawasan pemukiman dan TPU.

Setelah dilakukan penanganan secara intensif, api berhasil dilokalisir dan dipadamkan sekitar pukul 15.00 Wib. Petugas selanjutnya melaksanakan penyisiran serta pemantauan untuk memastikan tidak terdapat titik api maupun bara yang berpotensi kembali menyala.

Dari kejadian tersebut, diperkirakan sekitar satu hektare lahan Perhutani yang ditumbuhi pohon pinus terdampak kebakaran. Jumlah pohon yang terbakar masih dalam proses pendataan oleh petugas. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Penanganan juga dilakukan melalui koordinasi dengan Forkopimcam Majenang dan pihak Perhutani, dilanjutkan assessment atau kaji cepat oleh UPTD PKBD Majenang untuk mengetahui kondisi akhir di lokasi kejadian.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan petugas. Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Babinsa Koramil 13/Majenang bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan terhadap kawasan yang memiliki potensi kebakaran serta meningkatkan kesiapsiagaan sarana dan peralatan penanggulangan kebakaran lahan.

Babinsa Koramil 13/Majenang juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sembarangan, khususnya di sekitar kawasan hutan dan lahan kering. Pihak berwenang juga menegaskan akan menindak secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku apabila nantinya ditemukan adanya unsur kesengajaan dalam kejadian kebakaran tersebut. (pen)