Wakili Danramil, Serma Mustadi Ikuti Sosialisasi PSETK BBWS Citanduy

Cilacap – Danramil 09 Kawunganten dalam hal ini diwakili Serma Mustadi bersama unsur Forkopincam Kawunganten ikuti Sosialisasi Penyusunan Profil Sosial Ekonomi Teknis dan Kelembagaan (PSETK), daerah irigasi Menganti wilayah saluran irigasi Cihaur yang diselenggarakan BBWS Citanduy di Pendopo Kecamatan Kawunganten, Rabu (04/12/2019).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap diwakili Kordinator BP Pertanian Kampunglaut Liwon, Kepala BBWS Citanduy di wakili Pelaksanaan PPKPP Satker BBWS Citanduy Taufik Ismail, ST dan Narasumber Konsultan PT. Tegallega Jaya Tedy Rifai, ST.serta menghadirkan Ketua P3A beserta Ketua Gapoktan di wilayah Kecamatan Kawunganten, Bantarsari, Gandrungmangu dan di wilayah Kecamatan Kampunglaut.

Selain itu juga GP3A wilayah Cihaur, PPL Pertanian Kecamatan Kawunganten, Bantarsari, Gandrungmangu dan Kampunglaut, Mantri Pengairan wilayah saluran induk Cihaur 2 dan Perwakilan tokoh masyarakat Kecamatan Kawunganten.

Camat Kawunganten melalui Sekcam Wawan Mardiono, S.STP., M.Si dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada BBWS Citanduy yang telah memberikan kesempatan untuk shering dalam rangka penyusunan PSETK sehingga diharapkan menjadi solusi untuk memecahkan semua permasalahan di wilayah 4 Kecamatan. ” Intinya adalah menggunakan prosedur bila terjadi permasalahan dengan selalu berkordinasi dengan pemangku kebijakan yaitu BBWS”, ucap Wawan.

Ditempat yang sama, Kepala Kepala BBWS Citanduy melalui pelaksana PPKPP Taufik Ismail, ST menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sehubungan dengan pekerjaan jasa konsultansi pada pejabat pembuat komitmen perencanaan dan program Satker BBWS Citanduy yang dilaksanakan oleh PT. Tegallega Jaya pada pekerjaan penyusunan PSETK DI Kewenangan Pusat.

Konsultan PT. Tegallega Jaya Tedy Rifai, ST juga menjelaskan bahwa bahwa sasaran kegiatan ini yaitu terselenggaranya penyusunan PSETK dalam rangka PPSI yang dapat menyediakan data dan informasi aktual, akurat secara tepat untuk penyusunan rencana kerja tahunan dan jangka panjang melalui prinsip PSETK diantaranya partisipatif, sensitif gender dan kemandirian serta indikator pada aspek sosial, ekonomi, teknis dan aspek kelembagaan.

Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan Focus Group Discussion (FGC) dalam rangka penyusunan PSETK daerah irigasi Menganti yang di pandu dari konsultan PT. Tegallega Jaya.Peserta di bagi menjadi beberapa kelompok untuk melaksanakan diskusi terkait sosial ekonomi, teknik irigasi, kelembagaan, usaha tani, potensi sumber daya lokal dan pembinaan pendampingan partisipasi perempuan dalam irigasi pertanian. Urip_Pendim0703

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *