Pasca Angin Puting Beliung TNI-Polri Gotong-royong Bantu Warga Benahi Rumah 

Pekalongan – Hujan disertai angin kencang dan petir yang terjadi di Kabupaten Pekalongan pada Rabu kemarin (11/12), membuat  beberapa rumah rusak. Tercatat ada 8 rumah terdampak angin kencang tersebut dan beberapa pohon besar tumbang dan menutup badan jalan di Desa Tanjungsari, Kecamatan Kajen, Pekalongan.

Kejadian ini juga membuat seorang warga terpaksa harus menjalani tiga jahitan di bagian  kepala akibat tertimpa genting. Bahkan, begitu dahsyatnya angin mengangkat sebuah kanopi garasi mobil berukuran 7 meter x 9 meter terangkat dan terbang sejauh 30 meter. 

Hujan angin disertai petir yang menggelegar terjadi, siang kemarin. Hari ini, warga dibantu anggota TNI-Polri tengah bekerja bhakti untuk melakukan pembersihan dari sisa-sisa terjangan angin kencang.

Kita bersama polri dan masyarakat bergotong-royong membersihkan jalan dan membantu warga yang terdampak bencana angin puting beliung tersebut dengan membersihkan puing-puing yang berserakan serta membersihkan jalan dari pohon yang tumbang,”jelas Danramil 03/Kajen Kapten Inf Nurkhan.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom mengatakan, berkat angin kencang tersebut juga membuat tenda pernikahan dan kanopi di rumah salah satu warga terbang.

“Angin kencang yang terjadi di Desa Gejlik terjadi sekitar pukul 15.00. dan merobohkan tenda pernikahan yang digelar di desa itu. Dan saat ini anggota dari TNI-Polri dan masyarakat masih melakukan evakuasi kanopi,”  katanya.

Akibat kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya saja, tenda-tenda pernikahan dan  atap berupa genting mengalami rusak akibat berhamburan terangkat karena angin kencang. (Rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *